Bukber di Kantor Staf Presiden, PRSI Angkat Isu Strategis Teknologi Nasional

Sekretariat

3/21/20261 min read

JAKARTA — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menghadiri undangan acara buka puasa bersama yang digelar di Kantor Staf Presiden pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus diskusi strategis lintas sektor, khususnya dalam memperkuat kontribusi sumber daya manusia Indonesia di era teknologi. (21/3)

Acara tersebut diinisiasi oleh Kepala Staf Presiden, Mohammad Qodari, dalam rangka buka puasa bersama Ikatan Alumni Lemhannas RI Angkatan XXVI. Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh alumni Lemhannas RI Tahun Ajaran XXVI yang berasal dari berbagai latar belakang strategis nasional.

Dari PRSI, kehadiran diwakili oleh Dewan Pengarah Bambang Susilo, yang juga merupakan alumni P3N Lemhannas RI Angkatan XXVI. Dalam forum tersebut, Bambang Susilo menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penguatan sektor teknologi di Indonesia, khususnya dalam bidang robotika dan kecerdasan buatan (AI).

Dalam keterangannya, Bambang Susilo menekankan bahwa pengembangan teknologi harus dimulai dari fondasi yang kuat, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Ia menjelaskan bahwa PRSI terus berkomitmen menghadirkan program strategis sebagai bagian dari upaya tersebut.

BERITA TERBARU

“Dalam pandangannya mengenai perkembangan teknologi nasional, Bambang Susilo menegaskan bahwa penguatan SDM harus dimulai dari tingkat paling dasar melalui edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan. ‘Oleh karena itu, PRSI menghadirkan program Robotika untuk Negeri sebagai upaya konkret dalam meningkatkan literasi teknologi generasi muda, sekaligus menumbuhkan ekosistem robotika nasional yang kuat dan berdaya saing." ujarnya

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, PRSI berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan alumni strategis nasional, guna mendorong percepatan transformasi teknologi di Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.