PRSI dan BPT Komdigi Percepat Pengembangan SDM Robotika Nasional
Sekretariat
9/4/20262 min read



CIKARANG, BEKASI — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) bersama Balai Pelatihan Talenta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar rapat strategis di Balai Pelatihan Talenta Komdigi, Cikarang, Bekasi, Jumat (4/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen PRSI dalam mengembangkan dan memajukan ekosistem robotika nasional dari hulu hingga hilir.
Rapat dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Balai Pelatihan Talenta Komdigi, Hamdani Pratama, bersama Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat. Pembahasan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kompetensi tenaga pengajar, serta penyusunan standar kompetensi di bidang robotika.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat sejumlah poin strategis yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah penyusunan skema pelatihan bagi tenaga pengajar robotik nasional. Skema ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi para tenaga pengajar sehingga mampu memberikan pembelajaran robotika yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Selain itu, PRSI bersama Balai Pelatihan Talenta Komdigi membahas penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang robotika. Standar kompetensi tersebut nantinya akan diproses dan diajukan sesuai mekanisme yang berlaku kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bagian dari upaya membangun sistem kompetensi dan profesionalisme SDM robotika di tingkat nasional.
Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat mengatakan, rapat tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi pengembangan robotika Indonesia, khususnya dari sisi SDM dan standardisasi kompetensi.
BERITA TERBARU
“Ini merupakan rapat strategis dan cukup penting bagi PRSI dalam upaya mengembangkan dan memajukan bidang robotika di Indonesia. Kita tidak hanya berbicara mengenai teknologi dan kompetisi, tetapi juga bagaimana menyiapkan tenaga pengajar yang profesional, kompeten, dan memiliki standar yang diakui secara nasional,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, keberadaan tenaga pengajar yang kompeten menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem robotika yang berkelanjutan. Melalui skema pelatihan yang terstruktur dan standar kompetensi yang jelas, pengembangan SDM robotika diharapkan dapat berlangsung lebih terarah serta memiliki kualitas yang semakin baik.
Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Talenta Komdigi Hamdani Pratama menyambut baik langkah PRSI dalam mendorong pengembangan ekosistem robotika nasional, khususnya dalam penguatan kompetensi tenaga pengajar dan standardisasi kompetensi kerja.
“Kami dari Balai Pelatihan Talenta Komdigi menyambut baik langkah dan upaya PRSI dalam mengembangkan serta memajukan bidang robotika di Indonesia. Penguatan kompetensi tenaga pengajar dan penyusunan standar kompetensi menjadi hal yang penting untuk memastikan pengembangan SDM robotika berjalan secara profesional, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan teknologi serta dunia industri,” ujar Hamdani.
Kolaborasi PRSI dan Balai Pelatihan Talenta Komdigi diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat fondasi pengembangan SDM robotika Indonesia. Tidak hanya menghasilkan tenaga pengajar yang profesional dan kompeten, upaya ini juga diharapkan dapat mendukung pemerataan pembelajaran robotika serta mempersiapkan talenta nasional menghadapi kebutuhan industri dan perkembangan teknologi di masa depan.



PRSI
Persatuan Robotika Seluruh Indonesia
Jl. Pangeran Jayakarta No.12, RT.8/RW.9, Mangga Dua Sel., Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
+62 8161607771
prsipusat@gmail.com
Alamat
Kontak
