PRSI, YABN, dan Adaro Indonesia Evaluasi dan Kembangkan Program Robotika SIGMA

Sekretariat

9/26/20262 min read

JAKARTA — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menghadiri rapat bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) dalam rangka melaporkan perkembangan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Robotika SIGMA yang telah diselenggarakan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (18/9) tersebut dilaksanakan di kantor YABN, Jakarta. Dari PRSI, rapat dihadiri langsung oleh Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat, didampingi Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama PRSI Riksa Rifqi Fuadi. Sementara dari YABN hadir Ketua Pengurus Yayasan Zuraida Murdia Hamdie bersama jajaran pengurus.

Dalam pertemuan tersebut, PRSI menyampaikan laporan mengenai perkembangan pelaksanaan Program Robotika SIGMA, termasuk capaian, proses pembelajaran, manfaat yang telah dirasakan oleh peserta didik, serta berbagai hal yang menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program ke depan.

Program Robotika SIGMA merupakan hasil kolaborasi antara PRSI, Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), dan Adaro Indonesia yang bertujuan memberikan akses pembelajaran robotika sekaligus memperkuat literasi digital dan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) bagi generasi muda di Kabupaten Tabalong.

Pada tahap awal pelaksanaannya, program tersebut telah menjangkau 14 sekolah dasar dengan sekitar 420 penerima manfaat. Melalui pembelajaran robotika, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada teknologi, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, serta kemampuan memecahkan masalah.

Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya PRSI untuk memperluas pemerataan pembelajaran robotika di berbagai daerah, khususnya melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Robotika bukan hanya tentang membuat dan mengoperasikan robot, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk membangun kreativitas, kemampuan berpikir logis, problem solving, serta literasi teknologi sejak dini. Karena itu, kami ingin memastikan program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi sekolah dan masyarakat,” ujar Wahyu.

BERITA TERBARU

Selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan, pertemuan tersebut juga membahas rencana pengembangan Program Robotika SIGMA ke depan, termasuk peluang perluasan penerima manfaat, penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kapasitas pendamping dan guru, serta pengembangan bentuk kolaborasi yang lebih berkelanjutan.

PRSI memandang kolaborasi dengan YABN dan Adaro Indonesia sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan teknologi yang lebih inklusif. Program seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu model pengembangan pembelajaran robotika yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di daerah-daerah lainnya.

Melalui sinergi antara organisasi, yayasan, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat, PRSI terus mendorong agar pembelajaran robotika tidak hanya berkembang di kota-kota besar, tetapi juga dapat diakses oleh anak-anak di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

PRSI
Persatuan Robotika Seluruh Indonesia

Jl. Pangeran Jayakarta No.12, RT.8/RW.9, Mangga Dua Sel., Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730

+62 8161607771
prsipusat@gmail.com

Alamat

Kontak